Mengenal Framework Laravel di Sistem Operasi Linux

Mengenal Framework Laravel di Sistem Operasi Linux. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas berbagai macam Framework terbaik dan berbagai macam sistem operasi yang harus diketahui oleh programmer, kali ini kita akan mengenal lebih dekat dengan salah satu Framework (kerangka kerja) yaitu Framework Laravel yang akan kita terapkan ke dalam suatu sistem operasi Linux yang bersifat Open Source. Sebelum kita  memulai meng-install Laravel di Linux, yuk kita kenalan dulu dengan Framework Laravel.

Laravel merupakan sebuah kerangka kerja PHP yang dirilis menggunakan lisensi MIT. Lisensi MIT merupakan sebuah lisensi perangkat lunak yang bebas permisif yang berasal dari Massachusetts Institute of Technology. Lisensi MIT megizinkan penggunanya memiliki perangkat lunak dengan lisensi MIT asalkan penguna tersebut menyertakan semua persyaratan dan pemberitahuan hak sipta dari lisensi MIT.

Sejarah terciptanya framework laravel berasal  dari seorang berkebangsaan Amerika Serikat bernama Taylor Otwell yang memulai laravel pada tahun 2011, waktu itu laravel berusaha untuk menyaingi Codeigniter yang memiliki kekurangan seperti authentication dan authorization. Bagi Taylor, dokumentasi dan user guide merupakan inti dari sebuah web framework yang membuat pengguna menjadi nyaman untuk membangun sebuah aplikasi. laravel dibangun dengan menggunakan konsep MVC (Model View Controller).

Fitur Dasar Laravel :

  • Management file dan kode
  • Rapid Application Development
  • Arsitektur MVC (Model View Controller)
  • mengunakan PHP 7 keatas
  • Dokumentasi lengkap dan jelas
  • ORM
  • Didukung dengan komunitas yang besar
  • Keamanan Data
  • Mudah untuk digunakan

Bagaimana? tertarik untuk mencoba laravel? yuk langsung saja kita coba untuk meng-install laravel di linux. Oh iya, sebelum kita meng-install laravel, kenapa kok memilih di linux? emm.. sebenarnya disamping sudah banyaknya tutorial untuk meng-install laravel di windows, kita juga berusaha agar apa yang kita gunakan itu dari sumber yang halal, bukan dari hasil membajak windows ataupun memasang lisensi secara ilegal, ingatt..!! semua yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat.

Persiapkan linuxnya ya, sudah kan? kebetulan tutorial ini menggunakan linux BlankOn Uluwatu yang masih turunan dari ubuntu, jadi kalau sobat coding menggunakan ubuntu 18.04 pun tak masalah, cuss kita coba.

Kebutuhan :

  1. PHP 7.2 / yang terbaru
  2. Composer
  3. Laravel versi terbaru

Pemasangan pertama kita buka terminal ctr+alt+t atau bisa melalui menu pencarian lalu ketik “terminal” , setelah siap kita pasang composernya dulu ya. ketikkan perintah

sudo apt-get update

dilanjut ketikkan perintah

sudo apt install composer

jika sudah, kita cek dengan perintah “composer” di terminal

composer

maka akan tampil versi composer yang sudah terinstall

apabila sobat coding menemukan error saat meng-install di linux, sobat coding bisa jalankan perintah

sudo apt install -f

pelan-pelan ya, karena memang tidak semudah di windows, dengan ini kita bisa sambil mengasah kemampuan kita dalam menjalankan perintah di sistem operasi linux.

untuk mengunduh laravel melalui composer kita butuh composer.phar

curl -sS https://getcomposer.org/installer | php

pindahkan composer.phar nya ke direktori /usr/local/bin/composer

sudo mv composer.phar /usr/local/bin/composer

Tahap kedua setelah selesai dengan composernya, kita lanjutkan dengan meng-install php 7 beserta modul lainnya seperti untuk mysql / postgres, mbstring, xml dll.

sudo apt-get install php7.2-pgsql

sudo apt-get install php7.2-mbstring

sudo apt-get install php7.2-xml

atau bisa lebih lengkapnya seperti ini

sudo apt install php7.2 libapache2-mod-php7.2 php7.2 php7.2-mbstring php7.2-xmlrpc php7.2-soap php7.2-gd php7.2-xml php7.2-cli php7.2-zip php7.2-pgsql

untuk php7.2nya disesuaikan dengan kebutuhan databasenya, php7.2-mysql untuk database mysql, php7.2-pgsql untuk database postgres.

Tahap ketiga merupakan langkah untuk mengunduh laravel menggunakan composer, sobat coding bisa bebas dimana menentukan lokasi direktori projek laravelnya, tp kali ini kita akan mencoba mengunduh projek laravel di direktori /var/www, yuk kita pindah lokasinya melalui terminal atau bisa langsung kita mengunjungi direktorinya secara langsung lalu klik kanan di sembarang tempat, pilih “open terminal here”.

kita coba menggunakan perintah di terminal

cd /var/www

nah, langsung kita mencoba mengunduh laravel menggunakan composer yang sudah terpasang tadi, dalam direktori /var/www kita jalankan perintah di bawah ini

composer create-project –prefer-dist laravel/laravel clickoding

nama clickoding sebenarnya sebuah folder yang akan dibuat untuk meletakkan master laravelnya, sobat coding bisa membuat dengan nama lain, atau menggunakan folder bawaan laravel ketika kita hanya memberi perintah seperti ini

composer create-project –prefer-dist laravel/laravel

secara otomatis folder laravel akan tercipta untuk menampung master laravelnya.

setelah selesai mengunduh laravel menggunakan composer kita masuk ke direktori clickoding untuk menjalankan laravel.

cd clickoding

setelah masuk ke direktori clickoding langsung kita jalankan perintah php artisan serve di terminal

php artisan serve

 

buka browser lalu kita cek apakah laravel sudah berjalan dengan baik, localhost:8000 atau 127.0.0.1:8000.

bagaimana? sudah bisa menjalankan laravel di linux?

Sampai disini dulu perjumpaan kita dalam mengenal laravel dalam sistem operasi linux, sampai bertemu lagi di episode selanjutnya. Episode selanjutnya kita akan mencoba membuat login auth laravel menggunakan database postgres di linux.

Pengetahuan Yang Harus Dimiliki Programmer di Tahun 2020 Part 1

Pengetahuan yang harus dimiliki programmer di tahun 2019 part 1 – Apakah anda ingin menjadi seorang Programmer atau Developer Handal ? Bingung mau memulai dari mana ? . Jangan khawatir, karena dari artikel kali ini akan membahas pengetahuan dasar yang harus dimiliki kamu jika ingin menjadi seorang Programmer ataupun Developer .

Pengetahuan yang harus dimiliki programmer di tahun 2019 part 1

Pengetahuan yang harus dimiliki programmer di tahun 2019 part 1

Pengetahuan Tentang Sistem Operasi

Sistem Operasi yang biasa di singkat OS merupakan sebuah perangkat lunak yang berkumpul menjadi satu paket yang berfungsi sebagai penghubung antara si pengguna dengan perangkat keras atau komputer itu sendiri. dan juga sebagai jembatan untuk menjalankan sebuah program atau yang biasa dsebut dengan Aplikasi.

Lalu kenapa harus mengenal Sistem Operasi ??

Sebagai Programer  atau Developer kamu wajib mengetahui hal dasar tersebut karena masyarakat umum di indonesia sendiri banyak yang tidak mengetahui apa itu os , dan macam macam nya. Read more

5 Daftar Framework PHP Terbaik untuk Developer Pemula Tahun 2019

5 Daftar Framework PHP Terbaik untuk Developer Pemula Tahun 2019 – Kesulitan membuat website yang utama adalah waktu pengerjaan yang tergolong lama dan membutuhkan ketelitian, ketekunan yang tidak semua orang sanggup untuk menjalaninya. Namun, dengan hadirnya framework-framework di dunia pengembangan aplikasi memberikan angin segar ke para pengembang. pasalnya, dengan menggunakan framework proses pengerjaan suatu proyek atau membuat sebuah aplikasi menjadi semakin mudah dan cepat. Untuk itu pada pembahasan kali ini akan menyajikan 5 framework php terbaik untuk para developer pemula.

Framework PHP

Sebelum membahas 5 framework php untuk developer pemula, mari kita bahas apa itu framework terlebih dahulu.

Apa itu Framework ?

Framework dapat diartikan sebagai kerangka kerja yang dibuat untuk meringankan pekerjaan para pengembang aplikasi. Jadi, arti dari framework PHP merupakan sebuah kerangka kerja khusus yang dibuat untuk mengembangkan aplikasi yang menggunakan bahasa pemrograman PHP.

 

Berikut merupakan 7 framework PHP terbaik menurut clickoding:

 

#1. Laravel

Laravel – framework yang sangat populer untuk saat ini yang dikembangkan oleh Taylor Otwell. Laravel merupakan framework php yang komprehensif yang dirancang untuk membangun aplikasi berbasis web secara cepat dan mudah dengan menggunakan arsitektur MVC (Model View Controller).

Fitur Dasar Laravel:

  • Management file dan kode
  • Rapid Application Development
  • Arsitektur MVC (Model View Controller)
  • Menggunakan PHP 7
  • Dokumentasi lengkap dan jelas
  • ORM
  • Didukung dengan komunitas yang besar
  • Keamanan data
  • Mudah untuk digunakan

#2. CodeIgniter (CI)

Codeigniter – framework yang sama-sama menggunakan arsitektur MVC dan merupakan salah satu framework opensorce alias gratis. Framework ini memiliki dokumentasi lengkap yang disertai dengan contoh penulisan kodenya. Codeigniter dikembangkan oleh Rick Ellis pada tahun 2006

Fitur Dasar Codeigniter:

  • Mudah digunakan dan ringan
  • Menggunakan arsitektur MVC (Model View Controller)
  • Dokumentasi jelas
  • Support berbagai jenis database
  • Mendukung Query Builder untuk mengakses database
  • Validasi form dan data
  • Keamanan website
  • Session

#3. Symfony

Symfony – merupakan sebuah aplikasi framework PHP yang menyajikan paket componen/librari didalamnya. Symfony pertama kali dikeluarkan pada tahun 2005 dan sangat populer di dunia pengembang aplikasi karena mudah digunakan dan gratis. Symfony juga termasuk dalam salah satu framework yang yang rilis dibawah lisensi MIT.

Fitur Dasar Symfony:

  • Mudah untuk diinstal dan dikonfigurasi
  • Kompatibel dengan banyak database
  • Mudah untuk dikembangkan
  • Didukung oleh librari atau vendor yang lain
  • Built-in email library
  • Keamanan data dan website

#4. Zend

Zend Framework – merupakan framework PHP yang bekerja dengan menggunakan PHP5. Framework ini mengintegrasikan sistem kerja yagn berfokus pada Object Oriented (OOP).  Framework ini cocok untuk mengerjakan proyek-proyek yang kecil.

Fitur Dasar Zend

  • Ideal untuk mengembangkan aplikasi perusahaan
  • Berorientasi pada object
  • Kerangka yang stabil

#5. CakePHP

CakePHP – framework yang sama dengan framework PHP pada umumnya yang menggunakan arsitektur MVC. Kelebihanya yaitu CakePHP mendukung penggunaan AJAX dan PHP4, PHP5.

FItur Dasar CakePHP

  • Email, Cookies, session dan keamanan.
  • Otomatisasi dalam pembuatan kode program
  • Sistem templating yang fleksibel
  • Lisesnsi yang fleksibel
  • Operasi CRUD terintegrasi

 

Nah itu tadi pembahasan singkat mengenai framework php yang populer dan mudah digunakan bagi developer pemula.

Cara Membuat Website Dengan WordPress

Cara Membuat Website Dengan WordPress – Apakah Anda ingin membuat situs web? Memulai sebuah website bisa menjadi sesuatu yang mengerikan khususnya saat Anda tidak terlalu mengerti hal-hal teknis. Jangan khawatir, karena di artikel ini kami akan membahas bagaimana cara membuat website menggunakan WordPress.

Cara Membuat Website Dengan WordPress

WordPress adalah pilihan yang ideal untuk Anda yang baru pertama kali membuat website. CMS ini memiliki skalabilitas yang cukup dan bekerja baik untuk website dengan traffic rendah atau medium. Beberapa website yang menggunakan WordPress adalah TIME Magazine, CNN, TED, Techcrunch, NBC, dan masih banyak lagi.

Kelebihan WordPress

  • Mudah diinstal. Kebanyakan provider hosting memiliki pilihan untuk menginstal WordPress hanya dalam satu klik saja karena popularitasnya.
  • Komunitas yang kuat dan open source. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk menggunakan WordPress.
  • Ideal untuk individu yang tidak jago IT. Kebanyakan produk yang diasosiasikan dengan WordPress, seperti themes dan plugin cukup mudah dan to-the-point untuk digunakan.

Extension domain yang popular adalah .com, .org, dan, .net. Tetapi beberapa tahun belakangan ini, sudah ada juga nama domain yang memiliki extension unik seperti .ninja atau .pizza.

Memilih Hosting dan Domain

Sebelum Anda memilih nama domain, ada baiknya Anda memastikan niche apa yang ingin Anda targetkan. Memilih fokus dari website Anda dapat membantu Anda dalam memastikan bahwa website Anda relevan dan ini juga dapat membantu jika Anda berencana untuk menghasilkan uang dari website Anda.

Anda bisa meregister berbagai nama domain, berikut adalah beberapa hal yang bisa diperhatikan

  • Website bisnis. Jika Anda membuat sebuah website untuk bisnis Anda, tentu akan lebih baik jika domain Anda adalah nama perusahaan atau brand Anda.
  • Website personal. Jika ini adalah sebuah website personal – misalnya website portfolio, Anda bisa menggunakan nama Anda sendiri.
  • Website hobby. Jika Anda ingin membuat sebuah website tentang hobby Anda misalnya Anda menyukai kopi dan ingin membuat sebuah website yang berisi review-review kopi, Anda bisa mencari nama domain yang berhubungan dengan hobby Anda.

Jika ini adalah website pertama Anda, ada baiknya Anda menggunakan extension yang “normal” seperti .com, .net, dan .org. Extension domain yang unik di atas bisa dibilang belum termasuk mainstream dan jika Anda menggunakannya bisa saja membuat bingung para pengunjung.

Langkah selanjutnya adalah memilih nama domain. Nama domain adalah URL yang diketik seseorang ketika mereka ingin mengunjungi sebuah website di address bar pada browser. Memiliki nama domain yang tepat bisa dibilang cukup penting. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin bisa membantu Anda menentukan nama domain Anda:

  • Pendek. Nama yang pendek mungkin akan bekerja lebih baik jika dibandingkan dengan nama yang panjang. Ini akan membuat URL Anda mudah diingat.
  • Brandable. Jangan lupa bahwa nama domain Anda juga akan menjadi nama brand Anda.
  • Memorable. Coba buat nama yang mudah diingat – bahkan oleh mereka yang baru mengunjungi website Anda satu kali.
  • Catchy. Tentu saja nama yang catchy akan membuat Anda mudah diingat.
  • Spesifik dengan niche. Jika Anda menulis sebuah website yang memiliki niche khusus, coba check apa ada kata-kata atau singkatan yang berhubungan dengan niche tersebut yang bisa Anda gunakan. Sebagai contoh, dengan WordPress ada banyak website yang memiliki huruf WP di URLnya yang mendapat ranking tinggi di search engine.

Untuk hosting sendiri, ada empat jenis hosting yang bisa Anda pilih, yaitu Shared Hosting, Virtual Private Server Hosting (VPS), Dedicated Server Hosting, dan Cloud Hosting. Untuk membaca lebih lanjut tentang hosting dan panduan lengkap agar Anda tidak salah memilih, Anda bisa membaca artikel Panduan Web Hosting Murah kami.

Skill yang harus dimiliki programmer

Mungkin kamu akan berpikir:

Beberapa skill yang semestinya dimiliki programmer ialah nalar, algoritma, dan matematika.

Tapi terbukti bukan. Aku tidak memasukan tiga makhluk itu di dalam list artikel ini.

Memang, dikala kuliah di jurusan TI kita akan belajar banyak seputar matematika, nalar, dan algoritma.

Tapi, itu tidak terlalu diperlukan untuk belajar tekonlogi tertentu. Nah, yang akan aku bahas ini ialah skill-skill yang semestinya dimiliki untuk belajar teknologi apa saja di dunia IT.

Ok. Pertama kita tinjau dulu visualisasi berikut ini…

Back-end developer roadmap

Gambar 1.1 Back-end Developer Roadmap

Gambar di atas ialah visualisasi teknologi apa saja yang semestinya dipelajari untuk menjadi website developer (back-end). Ada banyak sekali teknologi yang semestinya dipelajari untuk menjadi website developer atau programmer website. Apakah kita akan cakap belajar semuanya?

Bagi pemula yang belum terlalu dalam menyelami dunia pemrograman mungkin akan menjawab:

Aku mungkin tidak cakap, karena terlalu banyak 😄.

Hal ini wajar, karena belum tahu skill yang semestinya dimiliki untuk belajar itu semua.  Berikut ini beberapa skill yang dapat membantumu menjadi programmer.

1. Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris untuk Programmer, Barangkali dikala belajar bahasa inggris di sekolah, kamu pernah berpikir:

“Ngapain sih belajar bahasa inggris, aku nggk akan ke luar negeri, kenapa tidak mereka saja yang belajar bahasa kita”

Ini pemikiran yang salah, karena dikala kamu jadi programmer. Aku semestinya dapat bahasa inggris padahal tidak pergi ke luar negeri.

Bahasa inggris ialah skill yang semestinya dimiliki programmer, karena sebagian besar dokumentasi dan bahasa pemrograman itu sendiri memakai bahasa inggris.

Bahasa inggris akan membantumu lebih mudah:

  1. Membaca dokumentasi.
  2. Memahami pesan error.
  3. Bertanya di forum global.
  4. Belajar dari website luar.
  5. Mencari rujukan.
  6. dan lain-lain.

Minimal kamu dapat bebahasa inggris secara pasif, karenanya sudah dapat merasakan kemudahan di atas.

Aku sendiri masih pasif (cuma dapat: baca dan dengar saja). Tapi dikala ini dalam tahap belajar menjadi aktif 😏.

Jadi buat kamu yang belum dapat bahasa inggris, mulailah belajar dari kini. Sebab tidak ada kata terlambat untuk sesuatu yang positif.

2. Membaca Dokumentasi

Membaca dokumetasi program, skill ini semestinya dimiliki programmer. Sebab tanpa ini, kita tidak akan tahu cara memprogram.

Dokumentasi ialah dokumen yang menjelaskan cara pemakaian suatu teknologi. Mengapa susah dipahami.

Sebab susah?

Sebab:

Dikemas dengan bahasa teknis yang membosankan untuk dibaca Screenshot kurang komplit (karena pemula butuh screenshot padahal itu cuma instruksi CLI) Meski bahasa inggris Mudah seperti itu, dokumentasi ialah hal pertama yang semestinya kamu baca jika akan belajar teknologi baru.

Lalu bagaimana supaya aku dapat membaca dan memahami dokumentasi dari suatu teknologi?

Mengerti…

Baca saja! Dapat nggak paham baca saja, nanti lama-lama jadi paham 😄.

Maksudnya jadi terbiasa dan tidak bosan membaca dokumentasi.

Dokumentasi lazimnya ada sebagian ragam:

Dalam bentuk panduan
Dalam bentuk rujukan atau penjelasan seputar fungsi, classs, objek, variabel, dan lain-lain.
Dalam bentuk FAQs (pertanyaan yang tak jarang ditanyakan)
Lalu dari mana kita dapat baca dokumentasi?

Teladan dicari di google dengan kata kunci x documentation, x ialah nama teknologinya.

Tapi:

Pencarian dokumentasi dari Google
Atau dapat mengunjungi website-website berikut:

  1. DevDocs (https://devdocs.io/)
  2. Mozilla Developer Network (https://developer.mozilla.org/id/)
  3. The Linux Documentation Project (https://www.tldp.org/)
  4. Google Developers (https://developers.google.com/)
  5. Microsoft Developer Network (https://developer.microsoft.com/en-us/)
  6. Facebook for Developers (https://developers.facebook.com/)

3. Membaca Source Code

Membaca kode program
Membaca source code kelihatannya mudah. Iya mudah jika baca source code yang kita tulis sendiri. Logikanya sudah kita pahami, karena nalar berpikir kita sendiri.

Saat…

Sebab membaca source code milik orang lain, nggak paham apa-apa 😆.

Skill membaca source code terbukti skill yang semestinya dimiliki kecuali skill menulisnya. Sebab kita tidak akan menulis kode sendirian. Akan ada source code dari anggota tim yang lain.

Lalu bagaimana supaya dapat membaca source code orang lain?

Ada sebagian tips yang pernah aku dengar:

Baca source code dari bawah ke atas
Baca bagian yang kamu pahami dulu
Baca keterangan pada kometnarnya
Setelah-tak jarang gentayangan di Github dan Stackoverflow 👻

4. Debugging

Membaca kode program
Debugging ialah sebuah aktivitas mencari bugs atau problem di dalam kode program (source code).

Dinamakan bug karena dulu sejarahnya ada seekor bug (serangga) yang merekat pada mesin komputer dan mengakibatkan problem. Akhirnya diselidiki terbukti penyebabnya Si bug. istilah ini menjadi populer hingga dikala ini.

Pada skill debugging, kamu semestinya cakap:

Mamahami maksud pesan error dan problem lainnya
Mencari di baris ke berapa letak errornya
Menyelesaikan penyebabnya
Cara error
Pun debugging ini dapat jadi lebih lama dari proses menulis kode. Sebab ada yang hingga berminggu-minggu tidak menemukan sumber masalahnya.

90% of coding is debugging. The other 10% is writing bugs

Bram Cohen https://twitter.com/bramcohen

 

Sebab itu, programmer tidak dapat disamakan dengan buruh. Kita tidak akan pernah tahu, problem dan error seperti apa yang akan terjadi padahal sudah pernah membikin cara yang sama.

Mengapa programmer yang malas, dikala menemukan error akan segera dilempar ke forum. Sebab ia tidak ingin debug programnya sendiri.

Debugging sebaiknya dikerjakan sendiri, karena dampaknya akan terasa pada diri kita sendiri.

5. Skill Bertanya dan Googling

Googling
Skill bertanya dan Googling ini amat penting untuk dimiliki, karena:

Setelah kamu tidak tahu atau stuck dikala debugging, ingin meminta bantuan ke mana?

Yang pertama tentunya Google. Akhirnya itu baru kita bertanya ke sahabat atau forum.

Sebab Googling, pastikan memakai katakunci yang ideal dan memakai bahasa inggris.

Sebab bahasa inggris?

Ya balik lagi pada skill pertama.

Tapi pencarian solusi di Google:

Kata kunci pencarian Google
Lalu dikala kamu tidak menemukan jawaban, barulah bertanya di forum.

Pastikan bertanya dengan menyertakan infomasi yang terperinci, komplit, dan terang.

Tapi: ✔️ (benar)

aku sudah meniru panduan ini, namum memperoleh kendala di _____,
dengan pesan error ____________.

Berikut ini source code yang aku tulis: _______ (tautan gist.github.com).
dan sebagian log: _____ (tautan gist.github.com).

Screenshot tampilannya atau errornya seperti ini:

_________________________ (tautan image/dapat juga diupload)

Aku yang sudah aku lakukan:
1. Aku sudah mengubah ini ____ menjadi _________
2. Aku baru update ____ ke versi terupdate

Versi _____ yang aku gunakan dikala ini ialah _____.
Tapi: ❌ (salah)

– gan, error ideal ______. itu kenapa ya?
– ada yang pernah nyoba _____?
– ada yang paham ____, ada yang ingin aku tanyakan.
– ada yang tau ini kenapa? [screeshot]
Sebab semestinya terang dan terperinci?

Sebab debuging itu seperti pekerjaan detektif. Kita memerlukan banyak kabar untuk menemukan sumber masalahnya.

Pun kamu bertanya seperti ini di Stackoverflow:

gan, error ideal ______. itu kenapa ya?
Barangkali tidak akan ada yang ingin jawab. Sebab dapat di-downvote 👎 dan ujung-ujungnya dapat di-bully.

Akhir Kata…
Nah itulah 5 skill yang semestinya dimiliki programmer untuk mempermudah dalam belajar teknologi apa saja.

Barangkali jika ada saran skill yang lain, silahkan sampaikan lewat komentar.

Oke, terimakasih sudah membaca hingga akhir.

Jangan lupa dishare ke kawanmu yang ingin jadi programmer supaya kian banyak yang terbantu.

Selamat belajar.